Deep Vein Thrombosis (DVT)
Dalam urat darah trombosis, yang juga dipanggil dalam vena trombosis atau DVT, adalah gumpalan darah (thrombus) di urat darah dalam. Biasanya mempengaruhi urat darah kaki, seperti urat darah paha atau popliteal urat darah
DVT lebih umum diserahkan ke sebagai ‘economy kelas syndrome’ di media dan reputasi buruk yang dipercepat yang diperoleh yang terlambat di world’s menekan sebagai kesadaran rakyat kebanyakan masalah. Hubungan antara perjalanan dengan pesawat udara muatan DVT dan panjang terlebih dulu diperkenalkan di jurnal kedokteran di 1950s yang menyoroti risiko mungkin periode lama keadaan tak bergerak selama penerbangan muatan panjang timbul.
Malah hari ini, mashi ada transaksi luar biasa ketidaktahuan yang melinungi DVT, meskipun ada fakta yang sedang diterbangi oleh lebih banyak orang daripada pernah terlebih dahulu. Di Jenderal, DVT tidak adalah masalah yang dibatasi hanya kepada pelancong udara, dan siapa saja bepergian untuk jarak berkepanjangan naik mobil, bus atau kereta api di risiko setara. Oleh sebab itu, DVT seharusnya periode diperpanjang diakibatkan oleh keadaan tak bergerak yang bisa menyebabkan perkembangan gumpalan darah.
Urat darah dalam trombosis terjadi di sekitar 1 di 1000 orang setahun. Tentang 1-5% akan meninggal dari keruwetan sepenyakit emboli paru-paru seperti DVT (gumpalan darah paru-paru). Dr Virchow melihat hubungan di antara vena trombosis di kaki dan emboli paru-paru. Heparin, sejenis pengobatan obat pencegah penggumpalan yang menjaga darah agar tetap tipis dan demikian mencegah gumpalan darah, diperkenalkan sampai latihan klinis pada 1937. Pada 25 tahun terakhir, cukup banyak kemajuan sudah diperoleh di pengertian, diagnosa dan pengobatan dalam urat darah trombosis.
Mungkin tidak ada gejala awal DVT. Some orang mungkin mempunyai gumpalan DVT tanpa malah menyadarinya sewaktu gumpalan DVT kecil dan tidak berarti. Tetapi kalau ada gejala, gejala yang paling biasa rasa sakit dan mengembang kaki atau betis. Ada banyak faktor yang menambah kemungkinan gumpalan yang terbentuk. Faktor utama ialah immobilization, trauma atau pembedahan baru saja dan kanker. Pengobatan trombosis urat darah dalam sebagian besar ditempatkan di tengah-tengah di mencegah gumpalan baru terbentuk dengan bahan pengencer darah dan membolehkan waktu untuk badan membongkar gumpalan sendiri. Di situasi langka seperti gumpalan DVT yang sangat besar, pengobatan terbiasa dengan bulu burung patah tulang DVT tetapi ini membawa dengan itu dan menambah risiko pendarahan.
Lebih banyak orang di risiko DVT hari ini. Dengan pernah meningkat bilangan penerbangan muatan panjang setahun dan panjang perjalanan orang oleh metode angkutan lain, jumlah individu mungkin untuk diakibatkan oleh DVT mempunyai pasti juga bertambah. Setiap tahun DVT terjadi di sekitar 1 pada 2000 orang di penduduk umum, berkisar dari kurang dari 1 dari 3000 di orang di bawah umur sebanyak 40 sampai 1 dari 500 di di atas 80 itu.
There are a number of ways to reduce the risk of DVT: Drink plenty of water to avoid dehydration. Avoid drinking alcohol before or during the flight, as this can compound dehydration. Try and keep your thighs clear of the edge of your seat. Use foot rests as far as possible. Take a brisk walk for half an hour before the flight. Regularly go for a short walk to the restroom to keep your legs moving during the flight. Try a few simple exercises to keep your legs moving, by rotating your ankles, pointing your heel and toe alternately and lifting your knees whilst seated every half hour for a short period. Try and tense your leg muscles as regularly as possible throughout the flight. Wear elastic flight socks (elastic compression stockings) especially designed to reduce the risk of DVT. These are readily available at most pharmacies.
It is possible to treat DVT with blood thinning drugs (anticoagulants), including warafin and heparin. Low doses of aspirin are believed to have a similar effect, though its effectiveness in preventing DVT remains disputed. The treatment of established DVT is carried out by administering an enzyme which can dissolve the clot – Tissue Plasimnogen Activator (TPA). However, in case of identified case of DVT, its better to consult specialist physician for the proper treatment.