Berpikir perkawinan membuat hidup mudah? Lagi berpikir. Baik anda bisa membuat harga perkawinan anda hidup atau neraka hidup! Perkawinan adalah ikatan di antara dua orang. Kalau anda bersumpah dengan satu sama lain 'sampai kematian melakukan kami sebagian' bermaksudnya dari dalam hart anda. Perkawinan sebaiknya berjanji satu sama lain jiwa kebahagiaan dan bantuan. Perkawinan tidak adalah permainan, oleh karena itu, tidak menganggap entengnya. Oh dan ujung luar biasa bagi yang tidak sudah menikah: tidak menikah THINKING IT akan berganti HIM/HER. 99% dari TIMES IT tidak terjadi!
1) Rasa Hormat: Dengan Tidak rasa hormat bagi satu sama lain, perkawinan anda ialah lebih dari mungkin untuk menghadap alot sukar, cepat datang, menabrak. Anda mau menjadi baik, dan tidak pernah menghina satu sama lain infront siapa saja! Rasa hormat akan memaksa mitra anda merasa penting kepada anda. Mereka akan mendapat berapa banyak anda sebetulnya mencintai mereka. Waktu anda rasa hormat suami anda, anda tidak ingin siapa saja (memasukkan sendiri) untuk pernah memaksa mereka memandang ke bawah atau merasa lebih rendah. Menyimpan masing-masing dagu orang lain di langit mempunyai keuntungan luar biasa.
2) benar: Tak Ada perkawinan berjalan ke luar dengan kesetiaan. Menyimpan masing-masing rahasia orang lain, meyakinkan anda bisa memberi tahu suami anda apa saja sangat penting. Jika suami anda meniriskan sesuatu yang secara ekstrem memalukan bagi anda, anda akan meraba aweful! Oleh sebab itu, mengingat bagaimana anda akan meraba, becareful apa kata anda kepada orang lain. Menyontek pada satu sama lain ialah definately dari pertanyaan. Jika penipu suami anda pada anda, membuat keputusan kuat lalu dan di sana, lagi menangkap di dekat masa depan BESAR mungkin!
3) Mengorbankan: Satu di antara anda ber-dua harus lebih rela untuk mengorbankan daripada yang lain. Tidak membuat anda lebih rendah, hanya membuat anda lebih baik! Bertanding dengan polisi baik di perkawinan sangat sulit. Anda mungkin merasa sepertinya tak adil atau suami anda tidak menyadari apa saja tetapi mempercayai saya, satu kali dia/dia merasakan anda berhanyut jauh, mereka akan melakukan apa saja untuk mempunyai anda tepat punggung di sana di mana anda ialah!
4) Apologizing dan Memaafkan: Hal terjadi, kebanyakan tidak di maksud, oleh sebab itu waktu anda kawin, teringat bahwa faktor ini akan datang dan pergi hampir atas dasar sehari-hari tak ada soal berapa banyak pengertian di antara anda ber-dua dan menjaga supaya tidak pernah menghitung banyaknya kali anda sudah adalah yang satu ini sayin 'maaf' atau 'adalah baiklah'. Jika orang benar-benar harga itu, anda akan membiarkannya.
5) Angkasa: tidak mencaci suami anda setiap kesempatan anda mendapat. Beberapa orang memerlukan angkasa mereka sendiri, terus-menerus merengeki dan di muka mereka memaksa mereka merasa dipenjarakan. Anda defintely tidak ingin itu! Mereka akhirnya akan diganggu tepat oleh penglihatan anda. Oleh sebab itu, kadang-kadang, hanya belajar bagaimana caranya untuk mendinginkan.
6) Kegelisahan: Kegelisahan melewatkan perkawinan. Kegelisahan memimpin ke possessiveness. Anda tidak akan suka pada suami anda terus-menerus mengatakan anda bagaimana caranya untuk berpakaian infront orang lain, yang untuk menjumpai dan yang tidak ke, di mana tempat untuk pergi dan di mana tidak ke. Mempercayai dan percaya pada masing-masing motif orang lain vital! Intisari perkawinan adalah kepercayaan!
7) 'Comfyness': You know what your spouse likes and wht he/she doesn't. You've married that person thinking you'll do anything for him/her. You'll change your lifestyle, career, way of thinking, dressing, everything! Then, after you get married, do so. Don't sit back and think he/she will grow to accept your bad habits or things that he/she doesn't like or agree to. Make sure you can talk about your likes and dislikes and stick to them before your marriage.
8) Support: Without support your married life is hopeless. Love gives support. It energizes a person. Anyone will do anything just to get a little 'honey, you're lookin hot' or 'don't be sad, I'm right here, everything will be alright'. This can cure alot of broken or ready-to-be broken marriages.
9) Get ready for each other: Dress up, act like you're going on a date. Make your marriage exciting. Give an unexpected dinner or night out or day off from work to spend with your love so you can tell them how much they mean to you from time to time. Constant reminders of how much you love being with each other gives happiness. Your spouse will always be positive about you and will hesistate to sneak up on you, or check on you from time to time.
10) Confidence: Believe in yourself and your spouse! Believe in your marriage and that even though it'll face or has been facing ups and downs, it'll be ok. If you show positivity your spouse will feel it. If your marriage is based on this, your spouse can live on it till eternity! You know you've got the best person in the whole wide world and that life can't get better, make sure your spouse knows it!
Like my mom's always told me, 'Life's like a bowl of cherries, you've got to learn how to swallow the pits!'