Dengan santai mengubah posisi, adalah seragam behavioral ciri tokoh, dunia tahu sebagai Parvez Musharraf, Presiden Pakistan.
Seragamnya adalah titik perdebatan kali ini. Prez sudah membuat dengan cukup jelas kepada temannya di AS baik seperti kepada musuhnya di Pakistan bahwa dia tidak pergi ke penjagaan seragamnya di atas gantungan, datang Mei yang mana. Dia tidak bisa memikirkan sendiri dengan tidak militernya seragam, dipikul tentara sebagai dia Is. Atau apakah kami membayangkan anda Presiden Musharraf, tanpa anda ‘second skin’ secara pas dan sempurna metaphored sendiri. Mei yang lebih tebal itu untuk kulit kedua pun, tetapi itu adalahnya.
Tak begitu anda don’t kelihatan bergaya dan tampan dengan tidak itu sakit dan sehat menyetrika seragam anda. Sebenarnya anda lebih manis di anda muftis. Sesuatu dengan segera digoda untuk menamai anda Musharraf saab, atau Parvezbhai pun di melihat anda di anda civils. Tetapi anda menyerupai seorang Presiden hanya waktu anda Don pakaian kesayangan anda itu.
Anda mengherankan hampir tiap orang ,a sedikit bulan punggung oleh secara sukarela mendirikan garis waktu, karena berganti bulu anda banyak seragam yang diirihatikan jauh. Sekarang pemilihan di seluruh pojok (Allah hanya mengetahui sejauh mana pojok itu ialah) anda sudah mengejutkan beberapa dari mereka lagi. Anda mempunyai maksud baik untuk menjadi Presiden yang dipilih tetapi itu nampak indah sulit tanpa kekuasaan gaip seragam anda. Mustahil, ampun ketidaksopanan saya, majikan! Sebenarnya, baik bahwa anda sudah kembali sampai pengertian anda, jika tidak gurau anda lebih awal.
Bagaimanapun juga, Prez, mengingatkan saya legendaris kavach (baju baja) prajurit Karna dari Mahabharat, ketika anda dengan penuh gairah singgah seragam anda, kulit kedua. Tak seorang pun bisa membunuh Karna dengan baju baja luar biasanya di badannya. Dia ialah dengan begitu tak terkalahkan. Tuhan penjelmaan, Krishna, mesti membungkuk sampai bentuk politik, sejak segalanya ialah ongkos perjalanan lalu juga di perang, untuk mengambil bahwa sincebirth baju baja dari, secara harfiah kulit kedua Karna, untuk membunuhnya.
Percaya kepada saya Presiden, semua orang ini yang ingin anda menahan kulit kedua anda dari, adalah anggota persekongkolan melawan anda. Saya tahu bahwa anda mengetahui ini. Jika anda menyebabkan ini diberkati baju baja pada anda, kepada Musharraf, hidup anda aman. Sesuatu paksa masih hidup-hidup perlu berjuang melawan pemilihan dan menjadi seorang presiden yang dipilih. Yang itu adalah waktu Dharma dan Karan ,willingly, dengan pedangnya sendiri disingkirkannya kavach, tahu dengan baik bahwa persekongkolan membunuhnya. Saya yakin anda tidak akan membuat seperti itu kesalahan. Anda akan menjadi presiden lagi, presiden yang dipilih, Insha Allah! Dan begitu anda menjadi presiden, bahwa juga di seragam militer, mengatakan saya sebagai ke yang bisa menanya pertanyaan tolol yang mana pun kepada anda. Anda lagi bisa menetapkan garis waktu. Tak ada transaksi besar, adalah soal seragam saja.