Lingkungan organisasi mempunyai dampak dahsyat di organizational perbuatan. Keprihatinan tertinggi kepada semua organizational manajer adalah pencapaian sumber penghasilan dan pelanggan perlu dari lingkungan di cara yang tepat pada waktunya dan efisien. Distribusi organizational faktor, yaitu individu itu, kelompok-kelompok, atau organisasi di lingkungan yang membeli barang-barang atau servis organisasi, memberikan bahan mentah, teknologi baru, modal, kerja, informasi, dan persaingan, secara hebat akan mempengaruhi bagaimana organisasi membedah. Manajer mempunyai kesempatan untuk menanggapi faktor lingkungan di jenis cara. Usaha untuk menanggapi faktor lingkungan dengan berubah organizational aktivitas diserahkan ke sebagai adaptasi. Manajer juga mungkin pilih untuk menguasai faktor lingkungan dengan mendirikan hubungan mendukung dengan mereka atau dengan mempengaruhi aktivitas mereka.
Bergantung di lingkungan dan organizational situasi, manajer mungkin pilih untuk mengubah organisasi, menguasai lingkungan, atau kedua. Keputusan entah untuk mengubah organisasi atau kontrol lingkungan akan bergantung pada lingkup di yang faktor ditemukan. Untuk kejadian, pengusaha pabrik sepatu mungkin menyesuaikan diri sampai tuntutan pelanggan untuk gaya dengan mengangkat informasi tentang rasa konsumen di alas kaki. Sekaligus, perusahaan mungkin aktif di melobi Kongres untuk membatasi barang impor sepatu dari luar negeri.
Adaptasi Organizational menunjukkan bahwa sebagian atau seluruh organisasi berubah untuk membuat aktivitasnya lebih saling cocok dengan ada kondisi lingkungan. Yang lebih baik banyaknya ketidaktentuan yang timbul dari lingkungan, yang lebih baik keperluan bagi manajer untuk meminta jenis cara untuk mengubah organisasi.
Bagi organisasi untuk menjadi berhasil kalau lingkungan tak pasti, manajer harus memperkembangkan strategi dan struktur untuk melindungi inti teknik organisasi. Inti teknik adalah pelaksanaan dalam organisasi, yang harus diadakan di cara bisa ditebak dan tertib untuk menjadi efisien. Dengan begitu, mekanisme harus ditentukan naik itu akan "menyegel" inti teknik dari faktor lingkungan yang mungkin mengganggu pelaksanaan dalam organisasi. Mekanisme ini bisa dilihat sebagai kena strategi karena mereka didesain untuk menanggulangi ketidaktentuan yang dihasilkan oleh faktor di lingkungan. Kelima strategi menolak kewajiban-kewajiban sedang menahan, melicinkan, meramalkan, menjatah, dan batas merentang.