Pengujian Perangkat Halus adalah apa?
Ada banyak definisi pengujian perangkat halus yang diterbitkan, tetapi, sama sekali definisi ini dapat pada hakekatnya disimpulkan menjadi hal sama: pengujian perangkat halus adalah proses perangkat halus melaksanakan secara terkendali, untuk menjawab pertanyaan "melakukan perangkat halus bertingkah laku seditetapkan?"
Pengujian perangkat halus sering dipakai di hubungan dengan verifikasi syarat-syarat dan pengesahan. Verifikasi memeriksa atau pengujian barang, termasuk perangkat halus, untuk conformance dan ketetapan dengan spesifikasi yang dihubungkan. Pengujian perangkat halus adalah hanya severifikasi macam saja, yang juga memakai teknik seperti tinjauan, analisa, pemeriksaan dan walkthroughs. Pengesahan adalah proses memeriksa bahwa apa yang sudah ditetapkan ialah apa pemakai sebetulnya ingin.
· Validation: apakah kami mengerjakan pekerjaan benar?
· Verification: apakah kami melakukan hak pekerjaan?
Hama masa sering dipergunakan untuk merujuk pada masalah atau kesalahan di komputer. Ada hama perangkat halus dan hama perangkat keras. Masa berasal dari di Amerika Serikat, waktu memelopori komputer dibuat dari klep, waktu rentetan dulunya inexplicable kesalahan akhirnya dilacak ke ngengat yang terbang kesana-kemari di dalam komputer.
Pengujian perangkat halus sebaiknya tidak bingung dengan mendebug. Mendebug adalah proses analyzing dan menemukan hama waktu perangkat halus tidak bertingkah laku sediharapkan. Walaupun identifikasi beberapa hama akan nyata dari bermain dengan perangkat halus, pendekatan metodis sampai pengujian perangkat halus lebih banyak lagi alat seksama hama mengenali.
Mendebug ialah oleh karena itu aktivitas yang mendukung pengujian, tetapi tidak bisa mengganti pengujian. Tetapi, tak ada jumlah pengujian bisa dijamin untuk menemukan semua hama.
Aktivitas lain yang sering dihubungkan dengan pengujian perangkat halus adalah analisa statis dan analisa dinamik. Analisa statis menyelidiki kitab undang-undang sumber perangkat halus, mencari masalah dan pengumpulan metrics tanpa sebetulnya melaksanakan kode. Analisa dinamik memandang kelakuan perangkat halus sedangkan itu melaksanakan, untuk memberikan informasi seperti
4,2 Garis Besar
Rencana tes akan mempunyai struktur berikut:
) Menguji rencana identiÞer;
B) Perkenalan;
C) menguji barang;
D) Roman untuk diuji;
E) Roman untuk tidak diuji;
F) Mendekati;
G) Barang melewati/gagal dalam kriteria;
H) kriteria Sistem Penggantungan Roda dan syarat pembukaan kembali;
Saya) Menguji deliverables;
J) menguji tugas;
K) keperluan Lingkungan;
L) Tanggung Jawab;
M) keperluan StafÞng dan melatih;
N) Jadwal;
O) Risiko dan kemungkinan;
P) Izin.
Bagian-bagian akan diperintahkan di sp
Uji barang
Kenali barang tes termasuk versi mereka/revisi rata. Juga menetapkan sifat pengiriman mereka
Media perangkat keras dampak itu syarat atau menunjukkan keperluan untuk transformasi logis atau fisik terlebih dahulu
testing can begin (e.g., programs must be transferred from tape to disk).
Supply references to the following test item documentation, if it exists:
Requirements speciÞcation;
Design speciÞcation;
Users guide;
Operations guide;
Installation guide.
Features to be tested
Identify all software features and combinations of software features to be tested. Identify the test design specifications associated with each feature and each combination of features.
Features not to be tested
Identify all features and signiÞcant combinations of features that will not be tested and the reasons.
What does it take to build the best Test Organization.
Attitude
Conviction
Killing instinct to dig out and deliver
Culture
Work towards passion and not money
Work towards technology, sharing and learning
Power of Ethics
What we do:
Building silicon with xyz architecture.
putting on e-linux, building an image and then putting on top of it.
Wireless network support followed by release.
Some fun time:
1. Reporting all passes and sending the report without actually executing the tests. The product getting backfired from the customer premises. The industry does not spare mistakes, and this one can be worst.
2.
Templates:
Test Plan/ Test Case
Priority and Severity states and trade-offs between them: Mapping to our jargon Blocker and Crasher.
Release Blockers: Last Severity 1 but 1st priority/BLOCKER (from our perspective):
Examples of Extreme Cases:
Has anyone come across a Microsoft Product which specifies "Win" instead of "Windows, but you won't be able to find it. Why, because as a Tester you might be logging it as a last severity, but for the Vendor/Microsoft it becomes priority 1/BLOCKER.
Test Blockers: Is a typical case in which you log the crash bug(Blocker), but it is taken as a last priority by the management. Why???
In one of the instances, a vendor had released a version of OS, which specified that after installing the OS on a new machine, pull out the cable to the HDD and the OS will crash and would be completely un-recoverable and would be required to re-install the entire OS again. Still the vendor released, Why? Because the vendor would not expect the end user to do it.
Examples of Extreme Cases: S 1 but last priority: Crash
Effective Execution and Reporting:
Importance of Logs
Importance of logging with respect to not logging.
Automation: What takes it to implement.
The Road Ahead:
Notepad to write java files to code generating wizards. Importance of testing.
A couple of url's that could come in as handy:
http://en.wikipedia.org/wiki/Software_testing
http://en.wikipedia.org/wiki/Scenario_test
http://en.wikipedia.org/wiki/Test_suite
http://en.wikipedia.org/wiki/Software_engineering
http://en.wikipedia.org/wiki/Test_script
http://en.wikipedia.org/wiki/Regression_testing
stickyminds.com
whatistesting.com
scriptinganswers.com
perlmonks.com
sqa-tester.com
indiantestingboard.org