Ajaran filosofis Hinduism sudah tahan tes waktu selama ribuan tahun dan masih tetap kuat karena asas baik di yang itu didasarkan. Hari ini universitas, sekolah perdagangan di barat pun mengambil semakin intisari filsafat Hindu dalam mengajar Pimpinan, Pimpinan dll. Hindu Sages panjang punggung mendirikan Dharma Shastra dan Smrithis yang mengajar kami biasa memimpin dalam melakukan kerja, dan empat Yogas i,e Karma Yoga, Raja Yoga, Bhakti Yoga dan Jnana Yoga adalah disiplin Rohani untuk mengikuti Dharma.
Yoga didapat dari bahasa Sanskrit kata yuja, yang alat berhubungan atau mengelas bersama, tidak ada kata sepadan yang persis di bahasa Inggris untuk Yoga tetapi kira-kira itu menghubungkan untuk kata kuk. Yoga adalah serikat sekerja badan, pikiran dan jiwa, adalah serikat sekerja āIā dengan kecerdasan luar biasa yang memerintah alam semesta, itu ialah pemisahan āIā dari objek fisik sensasi di dunia kebendaan. Adalah ilmu pengetahuan atau ketrampilan langkah mudah ke self-realisasi. Yoga adalah keadaan di mana di elemen biologis seorang individu di interaksi rukun dengan elemen kosmos. Sekitar 2500 tahun punggung berlawanan sampai kepercayaan jantung itu adalah tempat duduk kesadaran, kata yogi otak dengan susunan syaraf terdiri atas 72000 nadis atau syaraf dengan innumerable bagian terakhir syaraf adalah satu kesatuan yang melambangkan medium fisik kesadaran manusiawi. Kesejahteraan fisik dan jiwa Individualās bergantung pada penyesuaian baik susunan syaraf. Pembatasan yoga yang menuakan pemburukan susunan syaraf dan memperlihatkan kontrol penuh atas sistem.
Karma yoga adalah kebiasaan tindakan, sesuatu harus bertindak di dunia ini dan yoga ini meminta kesadaran sampai tindakan, adalah Yoga tindakan terpisah yang tak mementingkan diri sendiri, alat terpisah dari akibat tindakan agar anda donāt melakukan mereka untuk keuntunganmu sendiri. Ucapan tertinggi Karma yoga adalah pengakuan bahwa semua tindakan kepunyaan Supreme Being. Dialog dalam seorang yogi Karma ialah
"Saya adalah alat yang abadi infinite ialah, setiap nafas saya, setiap perbuatan saya adalah gerak-gerik luar biasa infinite, pikiran dan tindakan saya terdapat dari infinite dan kembali ke infinite"
Di Bhagavad-Gita Krishna mengatakan:
āYou memanjatkan tindakan anda sebagai hadiah tuhan dan anda sedang melakukan ini karena itu adalah hal benar untuk melakukan, dengan begitu anda menghindari menumpuk karmaā
Karma yogi berpikir dia adalah hanya alat, lewat dia tuhan melakukan tindakan dan akan menyelesaikan akibat, karma yogi tidak mempunyai kegelisahan dan kegelisahan. Karma Yoga mengingatkan kami supaya berpikir dan melayani orang lain terutama yang canāt menolong diri sendiri
Raja yoga diketahui seseperti raja yoga dan dipertalikan dengan Patanjali yang adalah pelopor sistem yoga. Raja yoga sering diserahkan ke sebagai garis edar kerajaan yoga karena kaya dengan pengetahuan dan pengalaman. Raja yoga adalah garis edar serikat sekerja lewat latihan yang menerima kesadaran anda ke dalam. Intisari Raja yoga adalah integrasi badan, pikiran, dan jiwa lewat prosedur yang meningkatkan koordinasi badan pikiran. Raja Yoga menekankan di menguasai pikiran, pengertian, angkatan perang hidup, pikiran, nafas dan aspek paling lain hidup. Yoga Patanjaliās scriptures terdiri atas empat volume yang memberi analisa dan keterangan badan, pikiran, sistem batin, sebab dan pemindahan penderitaan dan khayalan. Yoga Raja juga dipanggil sebagai Ashtanga yoga sebagai itu didasarkan di delapan langkah Yama, Niyama, Asana, Pranayama, Pratyahara, Dharana, Dhyana, dan Samadhi. Langkah ini membangkitkan sikap tenang, keanggunan, kekuatan, kesadaran dan menghasilkan integrasi badan, pikiran dan jiwa. Yang berlatih Raja Yoga yang diserahkan, sebagai Raja yogi akan mengalami kesehatan fisik yang diperbaiki, kejernihan jiwa, dan bertambah naik pengertian persepsi dengan kesenangan hidup yang lebih luar biasa. Antusiasme dan ilham menjadi pengalaman sehari-hari bagi yogi Raja. Raja yoga bisa dilatih siapa saja dengan sedikit latihan, seorang Yogi Raja merasa itu teramat mudah berlatih yoga lain. Raja Yoga langkah-oleh-langkah garis edar sampai kebenaran atau penerangan kelihatannya menjadi lebih ilmiah, sangat meyakinkan dan menarik sampai pikiran barat. Seorang Yogi Raja akan merasa secara fisik vital, akan secara emosional stabil dan secara jiwani memusatkan, kemampuannya sampai belas kasih jelas akan diperluas. Hatha Yoga sering dimasukkan sebagai sebagian Raja Yoga tetapi banyak yang juga melihatnya seperti yang berpisah dan menyelesaikan.
Bhakti yoga is the yoga of devotion and love, it teaches to see and feel god in all people and all actions. One way of practicing this yoga is through prayer, singing, devotional practice, study of scriptures, remembrance of god, service and rituals. It is total self-surrender to god, Bhakti yoga leads one to bliss and oneness with god. In the journey of Bhakti yoga one may go through stages of attraction, infatuation, communion, intimacy, surrender, passion and ecstasy. Great devotees like Purandaradasa, Kanakadhasa, Thyagaraja and many more were examples of Bhakti Yogis. Bhakti is love of god and also the tone and blossoming of love in all relationships. We can discover our higher self through our relationships with others. The Bhakti yoga that is also referred as Yoga of love is a wonderful path, but one should not confuse love with self-absorption, self-importance, or self-pity. Bkakti yoga says that the divine of god resides in all living and non-living things, Bhakti Yoga emphasizes looking at all things with love, expressing love, responding to gestures of love and making the love as basis of all choices.
Jnana yoga is the yoga of wisdom, it is also yoga of mysticism and philosophy, it is also the yoga of science. Natureās laws are the basis of science, and natureās laws are thoughts of god. Jnana yoga encourages questioning, it is seeing and being, ask and discover rather than follow and believe. The Jnana yoga is based on the study of oneself, the yoga suggests that divine love, truth, god-consciousness come into beings when obstruction of ignorance and illusion are removed. In its fundamentals Jnana even denies that we are separate from god. Jnana yoga has also been called as the pathless path, it endeavors to free one from conditioning and limitation of knowledge. It emphasizes that one doesnāt need a technique, rituals or beliefs, he has to opens his eyes and then he will begin to see the beauty and sacredness around him, one need to end illusion and delusion. This yoga in our old scriptures is also referred as ārazorās edgeā and one has to be careful as the knowledge can lead to arrogance defeating the very objective of path.
For un-awakened eyes these four Yogas look like contradicting each other, Bhakti says have faith, Jnana says question everything. Raja says control your mind, Jnana says the controller is that which you are trying to control! In reality they are compatible and they are different paths to same destination. One of the Rishis has used a metaphor to explain the four yogas, he has compared the four yogas to a bird. Raja Yoga is the tail, steering, steadying and guiding the bird with control. Bhakti and Karma, love-devotion and action are the wings propelling it forward. Jnana is the head, seeing and guiding the bird towards the light, bird needs all the parts to fly, so all the four yogas for a being.