Ketika kami bertemu, yang sudah akan tahu
Itu cinta kami akan menopang kami dan pertolongan kami untuk tumbuh
Melebihi ketidaktentuan kehidupan dan memungkinkan kami untuk melihat
Hidup tidak selalu apa kami melihatnya untuk menjadi.
Dua jantung yang serentak, berdenyut sebagai sesuatu,
Apakah kami bisa berpegangan, ke apa kami sudah menjadi?
Dengan sebegitu banyak pertanyaan, dan ragu-ragu juga,
Nyata waktu satu-satunya itu akan mengatakan,
Jika jantung kami bisa tinggal menghubungkan, dan melebihi lautan dengan baik.
Dan jika oleh sebab itu, bisa jantung berdetak kami yang terjalin membuktikan cinta akan
Terus, lewat duka-cita dan impian yang dikalahkan?
Dua jantung, dua pikiran, dua orang jiwa, ialah ini apa kami kelihatannya untuk menjadi?
Apakah kami akan tinggal, tak ada soal bagaimana panjang atau jauh?
Barangkali oleh sebab itu, tetapi tak ada soal, ada kepastian.
Jika jantung kami pernah untuk bimbang dan kehilangan dentaman mantap,
Mereka pasti akan berhanyut dan jatuh di kaki kami.
Apakah kami kemudian akan mendapat hati kami yang dihancurkan yang kecil, dan terus ke tommorow?
Atau, apakah kami akan menggigil dan bergetar dan sederhana sampai duka-cita menakutkan seperti itu?
Akan lebih terang hari-hari, yang akan kami mengerti?
Dan bisa kami menyimpang, dan bimbang jantung berpegangan sampai hari-hari itu,
Untuk mekar kemiripan bersinar cinta bertahan sinar?
Apakah cinta itu akan memberkati kami dengan pandangan terus?
Apakah mungkin kami bisa menghadapi begitu banyak, melawan kesempatan seperti itu?
Memungkinkan dua jantung kami diteruskan lewat kegembiraan hidup?
Hanya supaya mereka bisa berdentum sedikit banyak,
Itu abadi dan masih menenangkan,
Memanggil kami untuk tinggal di bayangan sesuatu willowing hari?
Apakah akan terjadi, apakah itu pernah?
Bahwa kami akhirnya bisa bersama, selama kekekalan?