Menumbangkan sikap pohon tegak!
Oleh Dr George Karimalil
India dikenal sebagai negeri di mana keajaiban terus terjadi. Tetapi apa baru-baru ini sudah terjadi di Mupkal desa di Nizamabad daerah, Andhra Pradesh, India kelihatannya menentang semua logika. Bagasi penyebaran pohon beringin raksasa berumur 100 tahun lebih dari setengah ekar, yang ditumbangkan di angin kencang lima bulan yang lalu, berdiri tegak di tempat aslinya! Bagasi sudah ditinggali di sana sendiri oleh orang desa sesudah mengerat cabang.
Bukan lebih cepat mempunyai kata pergi sekitar daripada orang dari dekat dan jauh sudah mulai nekat, mengubah tempat menjadi pusat peziarah. Mereka melanggar kelapa dan tetesan kunkum (bedak merah) di atas bagasi, bersembahyang pohon sebagai penjelmaan Muthyalamma, dewi desa. Dapat dimengerti sewaktu ukuran bagasi adalah itu seperti itu mustahil bagi 100 orang pun untuk mengharukannya oleh seinci.
N Ramachander, seorang praktisi medis yang terkemuka di Hyderabad, menggambarkan gejala sebagai ‘Osmosis effect’. Karena hujan deras di bidang pada malam sebelumnya, air sudah harus merembes ke kertas tisu yang membuat tangkai berada tegak di lubang. Di hutan tangan yang lain pejabat, kalau dihubungi, sudah lalai mengemukakan keterangan meyakinkan.