We All Leave Footsteps di Pasir
Your source of Free Articles Sumber anda Artikel Cetakan Ulang dan Isi Bebas! Login
RUMAH Ajukan ARTIKEL KEUNTUNGAN SYARAT-SYARAT dan KONDISI PENULIS TERTINGGI

Temukan Artikel:
ArticlesGratuits.com, sumber anda Artikel Bebas tentang: Filsafat

We All Leave Footsteps di Pasir

Tolong, Tuhan, bantuan, jejak kaki di pasir

Jejak kaki di pasir. Adalah puisi yang sangat tua yang mengingatkan kami bagaimana, kalau kami berpikir kami sendiri untuk berurusan dengan kehidupan yang paling jelek mesti melempar di kami, bahwa ialah sebetulnya kalau Tuhan paling dekat kepada kami sewaktu Dia membantu kami mengatasi waktu mengerikan itu. Seperingatan bahwa Tuhan selalu dengan kami, tak ada soal bagaimana hal jelek kelihatannya untuk mendapat.

Tetapi bagaimana Dia menyelesaikan ini? Di pengertian lahiriah yang sangat nyata, bagaimana Dia meninggalkan jejak kaki itu?

Tuhan sering muncul lewat alat yang sangat biasa. Di antara hal lain, Tuhan dalam masing-masing dari kami dan Dia mempergunakan pertalian seksama kami dengan satu sama lain untuk melakukan banyak aktenya dan mengantarkan banyak pesannya. Kita semua mempunyai sedikit Tuhan dalam kami. Dan kami semuanya cakap 'memajukan' orang lain kalau keperluan timbul.

Kalau seorang anggota keluarga mempunyai waktu sulit, kami menelpon mereka atau barangkali melihat mereka secara langsung untuk membantu di cara yang mana pun kami bisa. Kami menawarkan kami emosional dan kadang-kadang bantuan keuangan pun sediperlukan untuk menolong mereka berhasil mengatasi waktu sulit mereka. Baru saja selama dilakukan mereka bagi kami.

Kalau seorang teman sakit, kami mengunjungi mereka atau sedikitnya menilpon untuk berharap mereka baik-baik saja. Kami adalah telinga untuk mendengarkan dan bahu untuk menangis di.

Kalau orang asing mengemis di jalan, ada biasanya sedikitnya satu momen selama seumur hidup kami kalau kami merasakan kebenaran memberi orang itu sandwich atau sedolar untuk menolong mereka melaluinya hanya sehari saja lagi.

Setiap isyarat penyayang. Setiap karya amal. Setiap kali kami bersambungan di cara positif dengan manusia lain, entah kami mengenal betul mereka atau tidak - masing-masing saat ini adalah Tuhan yang muncul dalam kami. Adalah cara Tuhan di sana bagi kami kalau waktu sulit. Dia di mana-mana. Dan Dia secara harfiah mempunyai milyaran kaki - dan tangan - yang ada untuk menolong masing-masing dari kami datang lewat pasang naik dan tepi laut berbatu-batu.

Sungguh, kami tidak pernah sendiri.
Menerbitkan: 2007-06-08
Pengarang: Kirsten Locke


Tolong, Tuhan, bantuan, jejak kaki di pasir
Mengenai pengarang atau penerbit
Saya adalah ibu bujang sebanyak empat dan sudah menikmati tulisan sejak saya bisa menaruh pena atau pensil untuk menempelkan kertas. Dengan dua orang di antara empat orang anak saya dipindahkan keluar dan dua lain tidak jauh di belakang, saya akhirnya bisa memusatkan pikiran lebih tekun atas nafsu ini yang adalah kata yang ditulis.

Saya menikmati tulisan di jenis gaya dan gaya, berspesialisasi dalam nasehat proses bertindak sebagai orang tua, ulasan sosial yang berbagai dan karya khayal yang pendek di khusus.

Sumber: ArticlesGratuits.com - Artikel Bebas


Kebanyakan artikel populer dari Filsafat kategori
Buy this article
Full Rights: 20.00
Free

Translate this article:

Article Categories
Arts and Entertainment Arts and Entertainment (general) Astrology Books Casino Gambling Literature Magazine Movies/Film Music Philosophy Photography Picture Poetry Television Automotive Business Communication Computer and Internet Finance Health and Fitness Home and Family Legal News and Society Pets and Animals Recreation and Sports Science Self Improvement Travel


Home | Submit an article | Benefits | Terms and Conditions | Top Writers | Contact-Us | Login

Copyright ArticlesGratuits.com - Free Reprint Articles
Website Design - Création de site Internet