Wealth Maximisation for Small Businesses
|
Kekayaan, memaksimalkan kekayaan, perusahaan kecil,
|
Kekayaan maximisation selalu sudah dikenal sebagai salah satu cita-cita entitas perusahaan sejak pernah membiayai menjadi harga subyek yang belajar. Tetapi, bahan kekurangan di banyak resep perusahaan, adalah bagaimana perusahaan kecil mungkin memaksimalkan kekayaan tanpa memasukkan agak mahal “fundamentals of finance” seperti penggabungan, akuisisi, tawaran umum dan kata berbunyi seperti itu yang tinggi yang seperti.
Untuk sebab ini, kami akan memusatkan diskusi kami di perusahaan kecil dan bagaimana dengan sumber penghasilan terbatas mereka, mereka bisa mengeksploitasi kesempatan sederhana untuk memaksimalkan kekayaan, teristimewa dalam bagian Keuangan.
Pendirian Sistem Pemeriksaan Dalam.
Entah organisasi mempekerjakan 2 orang atau 10 orang, perlu memperlihatkan sistem di mana semua persoalan yang mempengaruhi keuangan dengan semestinya bisa diperiksa oleh anggota organisasi, mengatakan sesudah tiap-tiap bulan. Sebab bagi ini adalah bahwa sejak banyak organisasi kecil tidak mempunyai otot keuangan untuk menyewa akuntan, analis keuangan dan konsultan untuk membuat analisa seksama perusahaan, mereka mungkin mesti mengintegrasikan semua anggota staf dalam menerima perhatian organisation’s aset.
Tidak menyatakan ini bahwa bagian baru sebaiknya didirikan, tetapi semua anggota organisasi sebaiknya dilibatkan dalam menjamin efisiensi dan keefektifan bagian keuangan, baru saja selama organisasi bekerja keras untuk melibatkan pegawai di industri jawa pelanggan.
Expenses Vs Investments
Di urutan bagi organisasi kecil untuk memaksimalkan kekayaannya, harus dapat membuat perbedaan kritis di antara ongkos organisasi dan investasi oleh organisasi. Kepada akuntan keuangan ini sederhana; dari manajer menunjuk dengannya kritis. Misalnya, gaji dan staf keuntungan – untuk akuntansi maksud - dianggap sebagai ongkos di organisasi. Untuk sebab ini, banyak pemilik perusahaan yang memahami pekerjaan mereka sebagai yang dipunyai tukang potong yang dihargai, kriuk-kriuk dan bergerenyit setiap kali pinta pegawai untuk gaji yang lebih tinggi. Di tangan yang lain, orang yang memandang pegawai sewaktu investasi akan sangat siap untuk menghabiskan pada mereka, begitu panjang sewaktu adalah investasi buatan pengertian.
Tempat Masuk data lawan Decision Making.
Amat banyak waktu dan sumber penghasilan di bagian keuangan dihabiskan untuk kerja kertas atau tempat masuk data. Di-fakta, tunjuk penelitian bahwa di atas 90% dari semua sumber penghasilan yang dilewatkan di bagian keuangan pengaturan kecil dan sedang, ialah buku menyimpan. Dengan ironis sebagian besar data tidak pernah terubah sampai informasi berarti yang mana pun; agak data disimpan dan tak pernah untuk dipikirkan kembali sampai kalau sesuatu perlu ditegaskan. Kekayaan yang memaksimalkan finance manager sebaiknya pro-aktif daripada reaktif. Ialah proactive dengan informasi membantu manajer dalam meraih sukses keputusan, dan hanya lewat keputusan yang lebih baik yang dilakukan oleh organisasi lebih baik daripada saingan mereka.
The finance division in small organisations must be able to stand the test of relevance: it must shift focus from book keeping to decision analysis. This is the foundation for wealth maximisation.
Published: 2007-11-30
Author:
Ernest Achesa
|
|
wealth, maximise wealth, small businesses,
|
About the author or the publisher
Source:
ArticlesGratuits.com - Free Articles
|
Most popular articles from Entrepreneurial category
|
|
|
|