Alam semesta tidak mempunyai berat. Tanpa bobot pada mulanya, jika ada yang mana pun, dan masih ada yang sama. Berat ialah sebenarnya tak lain hanya fisik pemisahan. Yang satu ini dan dua entitas dimensi seperti garis dan gambar donât mempunyai berat mereka sendiri sebagai mereka kekurangan memisahkan keberadaan. Ketiga benda dimensi tanpa kecuali mempunyai suatu berat karena dimensi ketiga meminjamkan mereka memisahkan dan keberadaan mandiri, yang dapat diuraikan spacetime. Saat mereka terpisah dari yang terus-menerus spacetime dan teratur, mereka dirasakan mempunyai suatu berat. Gunung tidak mempunyai beratnya sendiri tetapi jika kami melambungkan sepotong kecil batu mempunyai beratnya. Angkatan perang kami mohon penerimaan jauh dari posisinya keadaan tak berbobot, memberikannya berat. Itu adalah sebab berat selalu bisa ditentukan di masa gaya. Adalah sebetulnya toonbank- gaya perlu mewujudkan kekuatan benda bagi posisinya keadaan tak berbobot.
Apa yang kami mengerti sewaktu gravitasi adalah sebetulnya angkatan perang tandingan ini. Di alam semesta tanpa bobot setiap benda ini cenderung menjadi tanpa bobot. Posisi keadaan tak berbobot seperti itu bisa mungkin di negara bagian gerakan sebaik sebagai sudah tenang. Meja disimpan di lantai tanpa bobot kalau sudah tenang tetapi tanah tanpa bobot di gerakan bersiku. Alam semesta sendiri tanpa bobot doesnât atau canât membolehkan berat. Gerakan badan di arah keadaan tak berbobot salahnya sudah ditegaskan sebagai gaya gravitasi.
Keadaan tak berbobot benar-benar didapat oleh menyelesaikan penggabungan spacetime dua entitas. Gunung mempunyainya spacetime sepenuhnya bergabung dengan yang dipunyai tanah oleh karena itu tidak mempunyai berat. Batu yang dilemparkan di udara mendapatnya spacetime untuk sementara terpisah dari yang dipunyai tanah oleh penggunaan gaya, oleh karena itu bertambah gemuk dan menjadi gaya sampai mencapai punggung posisi biasa. Angkatan perang begitu terapan bisa menetapkan objek ke dalam permanen negara bagian gerakan tanpa bobot sebagai planet yang berputar sekitar Minggu.
Entitas yang mana pun yang mempunyai berat diikat untuk mempunyai pusat, mengatakan secara tidak langsung Undang-undang Gravitasi. Sekaligus untuknya memisahkan keberadaan, harus mempunyai sedikitnya satu dimensi kurang dari wadahnya. Alam semesta makan tak satu pun pusat atau wadah (memisahkan angkasa), itu harus lalu tanpa bobot.
Alam semesta mempunyai banyaknya dan tak ada berat. Yang benar, gravitasi paksa pergi. Berat ditimbulkan hanya kalau badan masal terharu jauh dari posisi tanpa bobot mereka. Itu membuat hal terjadi di alam semesta, dari goncangan tangan ke meteor yang pukul. Gerak-gerik disebabkan oleh berat, sewaktu berat adalah gangguan di alam semesta tanpa bobot.